Terompet Tahun Baru Tercemar Virus: Pesan Terompet Tercemar Virus TBC dan HIV Bikin Resah
Dinkes Tanggapi Pesan Berantai Terompet Tahun Baru Mengandung Virus HIV dan TBC
DKI JAKARTA, PORTALRIAU.COM - Jelang perayaan pergantian tahun, masyarakat diresahkan pesan berantai melalui BlackBerry Massager yang menyatakan, terompet tahun baru yang dijual di pinggir-pinggir jalan mengandung virus Tuberkulosis atau TB dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Dalam pesan itu tertulis, penularan virus melalui air liur akibat meniup terompet berkali-kali oleh orang yang berbeda sebelum dibeli, menyebabkan dua anak di Bekasi dan BSD mengalami flu, batuk darah, bahkan lumpuh setengah badan.
Menaggapi kabar ini, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dein Emawati mengimbau kepada masyarakar agar tidak perlu cemas. Menurutnya, kabar yang disebarkan melalu pesan berantai tersebut belum tentu kebenarannya.
"Bisa jadi, kalau dapat menyebabkan seseorang terkena virus batuk atau pilek, karena terompet pernah dicoba dari mulut orang lain yang kita tidak tahu sedang menderita sakit atau tidak. Tapi, untuk penularan HIV, bukan melalui air liur, tetapi melalui darah dan hubungan seksual," jelas Dien, Minggu (30/12).
Ia menambahkan, untuk penularan virus TB kemungkinannya 1 : 20 sehingga masyarakat tak perlu takut, dan masih dapat merayakan tahun baru dengan meniup terompet, asal tetap memperhatikan kebersihan terompet tersebut.
Apalagi, suhu udara kota Jakarta yang cukup panas dan tidak lembab dapat mempercepat matinya kuman bakteri atau virus dalam terompet, imbuh Dien.
"Saya sarankan masyarakat untuk memilih jenis terompet yang lurus dan lubangnya cukup besar, bukan berlekuk-lekuk, karena, ini akan menyulitkan matahari untuk masuk dan virus bisa bersarang di dalamnya," jelasnya.
Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Dien mengimbau agar masyarakat untuk kembali pada prilaku hidup bersih. Sebelum meniup terompet, pastikan untuk membersihkannya terlebih dahulu.
"Kita harus sadar juga dengan daya tahan tubuh, kalau sedang lemah tentu mudah sekali terserang penyakit. Pencegahannya sederhana saja, dibersihkan pakai alkohol," tuturnya.(redaksi)