Terkain Penghapusan Skripsi Perguruan Tinggi, Ketua UPM FKIP UIR: Saya Setuju

PEKANBARU-Pasca rencana kebijakan baru Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk peniadaan skripsi bagi mahasiswa strata satu (S1), dikembalikan ke masing-masing universitas untuk menerapkan kebijakan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Menteri Nasir dikantornya, Jakarta, Rabu (3/6/2015), sebagaimana dikutip dari Liputan6.com "Soal skripsi, saya tidak mewajibkan untuk semuanya meniadakannya. Itu tergantung masing-masing universitas (kampus), mau menerapkan atau tidak," ujar Menteri Nasir.
 
Ketua Unit Penjamin Mutu (UPM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru, DR. Sri Rezeki, S.Pd. MSi, “Setuju dengan kebijakan peniadaan skripsi oleh Menristek diserahkan ke perguruan tinggi masing-masing,” pada siaran persnya di rekotorat UIR, Rabu, (10/06).
Menurut dia (Ketua UPM FKIP UIR), penyerahan kebijakan peniadaan skripsi kepada pihak perguruan tinggi sangat bagus sekali, karena masing-masing kampus dapat memberikan gambaran kepada calon mahasiswa tentang perguruan tinggi mereka adalah perguruan tinggi yang memberlakukan penulisan skripsi atau tidak mewajibkan penulisan skripsi sebagai tugas akhir, sehingga calon mahasiswa dapat menentukan pilhan mereka sejak dini, ungkap Sri.
Selama dia menjadi dosen, banyak persoalan yang terjadi tentang penulisan skripsi, karena skripsi itu unik. “Ada mahasiswa yang pada masa perkuliahan nilainya bagus, namun ketika pada penulisan skripsi malah macet. Ada pula mahasiswa nilainya biasa-biasa saja, tapi malah cepat selesai saat penulisan skripsi, dan masih banyak contoh kasus yang pernah saya alami,” pungkasnya.
Nah, ini perkara kemampuan mahasiswa dalam menulis, kepedulian mahasiswa dalam membaca, keberanian untuk berpendapat seorang mahasiswa dan wawasan yag luas. Kemampuan itu akan terlihat pada saat penulisan dan penyampaian isi makalah, tambahnya.
Jadi, dengan adanya kebijakan Menristek dan Dikti terhadap skripsi tersebut yang kebijakannya diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi, maka kampus  dapat membuat atau memakai kebijakan skripsi  dengan pola mereka masing-masing, karena tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan untuk menulis,  tutup Sri.(mpr/bai)

Berita Terkait

Reskrim Bengkalis Amankan Pelaku dan Sita Motor Hasil Curian di Duri Barat

Mandau – Portalriau.com--Tim Resmob 125 Sat Reskrim Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di Jalan Sakura, Kelurahan Duri…...

Pengedar Sabu Dibekuk Km 06 Kulim, Polisi Amankan Barang Bukti 0,16 Gram

Bathin Solapan–Portalriau.com--+ Dalam rangka Operasi Antik LK 2026, jajaran Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial M.F.S.S als…...

Pengedar Sabu Dibekuk di Jalan Pertanian Duri, Polisi Amankan 0,30 Gram Sabu

Mandau –Portalriau.com--- Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik LK 2026. Seorang pria berinisial J.H als…...

Pekerja PHR Sumbang Ratusan  Kantong Darah Bagi PMI

Pekanbaru --Portalriau.com--Setiap kantong darah menyimpan cerita tentang nyawa yang menunggu untuk diselamatkan, pasien yang berjuang di ruang perawatan, ibu yang membutuhkan transfusi saat persalinan, hingga…...

KAPOLRES ROHIL DAN PERSONEL POLRES ROHIL BERSAMA BRIMOB GELAR SHOLAT JUM’AT DAN KHUTBAH DI 3 MASJID

Rokan Hilir – Portalriau.com---Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap kondusif pasca aksi unjuk rasa, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni,…...