Nongkrong diwarkop, 6 Siswa SMP Diamankan Satpol PP
BAGANSIAPIAPI - sebanyak 6 siswa SMP Muhammadiyah yang masih memakai seragam sekolah diamankan pihak satuan Polisi pamong praja (satpol PP) kabupaten rokan Hilir,ke 6 siswa yang duduk di kelas VII dan VIII itu tertangkap basah saat asyik nongkrong disalah satu warung kopi (warkop) di bagansiapiapi.
"Ke enam siswa SMP itu sempat melarikan diri saat personil satpol pp menangkapnya,namun karena personil sangat cepat dan sigap,akhirnya ke enam siswa itu berhasil dibawa ke kantor satpol pp untuk didata dan kemudian gurunya kita panggil.kata kasi Operasional (ops) satpol PP Rohil,Syafe'i ,Senin (16/2) di ruang kerjanya.
Dijelaskan Syafe'i,ke enam siswa itu takut masuk kesekolah dikarenakan atribut sekolahnya tidak lengkap untuk mengikuti upacara bendera seperti topi,dasi dan sebagainya.pasalnya apabila siswa tidak lengkap atributnya saat mengikuti upacara,maka pihak sekolah akan memberikan denda.
"Kalau masalah sanksi dari pihak sekolah kita tidak tau,yang jelas kita hanya mengamankan para siswa yang bolos dan nongkrong disaat jam pelajaran diberbagai tempat hiburan seperti warnet,warkop,bola bilyard,playstation dan lain sebagainya.diakuinya,pihaknya rutin melakukan patroli setiap hari diseputaran kota bagansiapiapi,apabila ada ditemukan siswa yang bolos maka akan kita amankan dan selanjutnya Kita data setelah itu baru kita panggil guru dan orang tua siswa tersebut,"ungkapnya.
Ditempat yang sama,Guru SMP Muhammadiyah,Ali mengatakan,saat ini pihak sekolah mendata para siswa yang diamankan oleh personil satpol pp tersebut,yang kemudian pihak sekolah akan memanggil orang tua siswa."selagi bisa dinasehati kita nasehati,kalau tidak bisa terpaksa kita keluarkan dari sekolah.karena para siswa itu tentunya telah membuat malu nama sekolah,"kata Ali.
Diakuinya,pihak sekolah Muhammadiyah terus mengontrol para siswa.namun ke enam siswa itu lepas dari kendali sekolah disebabkan para siswa itu tidak mengikuti upacara bendera.pihak sekolah akan memanggil orang tua siswa untuk menyelesaikan hal tersebut."kita akan buat peraturan baru,kalau nanti siswa tidak disiplin maka akan dikeluarkan dari sekolah,"katanya.
Ali juga mengucapkan terima kasih kepada satpol pp rohil karena telah mengamankan para siswa SMP muhammadiyah,hal ini tentunya tugas dan PR bagi pihak sekolah untuk meningkatkan disiplin terhadap anak didiknya.
mengenai ke enam siswa itu kita titipkan disatpol PP hingga para orang tua melakukan penjemputan terhadap anaknya."biarlah orang tuanya menjemput anaknya di kantor satpol pp,kalau kita bawa anak kesekolah,tentunya tidak akan memberikan efek jera bagi siswa,"ungkap Ali. ( Mpr/Af )