ISTRI LURAH, GURU SD 41 DURI BARAT
- PEMBUATAN BAJU SERAGAM SMPN 8 MANDAU - ORANGTUA MURID MERASA DIRUGIKAN SEKITAR 75 JUTA - DIMINTA KEPADA BUPATI AGAR MENINDAK YANG BERSANGKUTAN - 1 TAHUN LEBIH HINGGA NAIK KELAS 2 BELUM JUGA SELESAI Portalriau.com - Duri – 28-08-2014. Tahun ajaran 2013 yang lalu guru SD 41 Maria Helwati Ama meminta kepada SMPN 8 untuk membuat baju seragam dengan catatan siap 3 bulan dengan anggaran biaya 225 juta yang diberikan kepada ibu tersebut ternyata sampai setahun tidak selesai. Ketika masalah ini Kepsek SMPN 8 menyampaikan kepada wartawan Portal Riau agar menyampaikan keluhan yang sampai sekarang ini baju siswa tidak selesai. Ketika kita Tanya ke penjahit yang di jalan Sudirman Duri Kecamatan Mandau kabupaten Bengkalis mengatakan uang yang 225 juta yang diberikan itu di cicil-cicil 20 juta, 10 juta dan hingga kini 2 stel lagi baju Melayu dan baju Batik belum siap dan kekurangan uang sekitar 75 juta lagi, sampai saat ini belum dibayar. Ucap sang penjahit. Masalah ini ketika kita konfirmasi kepada Kepsek SD 41 Duri bisa mempertemukan wartawan, ternayata sampai saat ini belum bisa ketemu malah no HP ibu itu tersebut tidak diberikan kepada Kepseknya, seolah-olah melindunginya. Orang tua wali murid melaporkan kepada Sekda Bengkalis tentang PNS menjadi CALO. Sekda sangat marah meminta kepada UPTD agar memanggil Guru tersebut. Sampai berita ini diturunkan tindakan UPTD Mandau belum ada respon . Ketika Awak Media Portal Riau menanyakan kepada salah seorang wali murid Arifin mengatakan memang benar baju anak saya 2 pasang lagi belum juga diselesaikan sampai saat ini, saya sangat mengharapkan kepada UPTD dan Kepala Dinas Pendidikan agar memanggil Ibu Maria Helwati dan sampai saat ini sepertinya tidak menghiraukan tentang kejadian ini apalagi istri dari Lurah di Duri Kec. Mandau. Ujar Arifin (Erwin. N)