Disdik Pekanbaru Larang Pelajar Muslim Peringati Valentine
PEKANBARU - Bagi para pelajar beragama Islam di Kota Pekanbaru, siap-siap mendapatkan sanksi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru. hal ini jika kedapatan merayakan hari valentine yang merupakan perayaan umat yahudi dan nasrani. Untuk itu, Disdik mengimbau kepada para pelajar muslim untuk tidak memperingati hari valentine tersebut.
"Dengan adanya hari valentine yang menjadi tren bagi anak-anak remaja kini, hal ini menjadi perhatian serius kita, maka meminta para pelajar muslim untuk tidak merayakan hari palentine tersebut,"ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Zulfadil, Selasa (10/2) di Pekanbaru.
Disdik Pekanbaru melarang keras bagi pelajar se Kota Pekanbaru untuk melaksanakan perayaan valentine yang bukan menjadi tradisi umat Islam melainkan umat kristen.
"Hari valentine bukan tradisi kita dan kita tahu bahwa perayaan valentine merupakan budaya eropa yang sangat bertolak belakang dengan tradisi kita dan ajaran agama Islam," ujar Zulfadil.
Disdik Pekanbaru juga menghimbau, kepada kepala sekolah di Kota Pekanbaru untuk melarang pelajar melakukan perayaan hari valentine. Sebab, hari kasih sayang yang dimaksudkan dalam valentine tersebut lebih berdampak kepada seks bebas yang tentu sangat buruk imbasnya bagi pelajar. "Memang kalau surat edaran belum ada kita kasih ke sekolah, namun secara komunikasi kita sudah menghimbaunya," ujar Zulfadil.(mpr/ant)