Diklat Taja Lomba Karya Ilmiah Se-kab bengkalis
Bengkalis – Bupati Bengkalis yang diwakili staf ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, A, Haholongan,membuka secara resmi pelatihan karya tulis ilmiyah (KTI) bagi guru angkatan I dilingkup Kab Bengkalis (25/5)
Di selenggarakan jln Kelapapati Darat, Badan Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Kabupaten Bengkalis, menggelar lomba karya ilmiah (LKI) bagi Guru Angkatan I tahun anggaran 2015, dilingkup Pemerintah Kab Bengkalis. adapun tema (LKI) adalah 'mewujudkan pegawai negeri sipil khususnya guru yang mampu marancang,menulis, menyajikan laporan penelitian dan artikel jurnal ilmiyah, penelitian yang kreatif, inovatif dan kompetitif untuk mendukung Visi-Misi Kabupaten Bengkalis”
selain staf ahli A. Halongan turut hadir kepala badan Pelatihan dan Pendidikan (DIKLAT) Drs, H.Tungku. Zainuddin, beserta nara sumber dari Kepala bagian Humas/Dosen (FPEB UPI) bandung Drs, H, Suwatno, M.Si. widyaswara dari pusat pengembangan profesi pendidikan kementrian ppendidikan dan kebudayaan di jakarta lembaga penjamin mutu pendidikan (LPMP) Propinsi riau dan dosen (asessor) dari Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Riau,(FKIP UR)Pekanbaru. dengan jumlah peserta 40 orang, terdiri dari, guru smp kec, bengkalis 19 orang, guru smp kec bantan 2 orang guru smp kec. mandau 5 orang guru smp kec. pinggir 4 orang. guru smp kec.bukit batu 3 orang, guru smp kec. siak kecil 2 orang. guru smp kec. rupat 3 orang, guru smp kec.rupat utara 2 orang, serta para peseta. platihan ini diselenggara selama 5 (lima) hari,
melalui staf ahli Bupati Herliyan Saleh Mengingatkan Pelatihan ini, merupakan bagian penting dan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para tenaga pendidik di negeri junjungan. apalagi kegiatan karya tulis ilmiah merupakan salah satu syarat utama untuk peningkatan jenjang karier, untuk itu tenaga pendidik dituntut memiliki keahlian dalam menulis karya ilmiah
''kita berharap melalui kegiatan lomba karya ilmiah ini dapat memfasilitasi para peneliti dan akademisi untuk bersama-sama menyumbangkan ide, gagasan serta karyanya untuk mendukung pembangunan di kabupaten bengkalis serta tersedianya karya-karya penelitian unggulan sebagai basis pengembangan yang lebih lanjut untuk mendukung program/kegiatan di kabupaten bengkalis,'' ujarnya.
merujuk peraturan menteri negara pendayagunaan aparatur negara dan birokrasi reformasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru, kenaikan pangkat seorang golongan III-b ke atas, diwajibkan untuk membuat karya tulis, sebagai persyaratan kenaikan pangkat. meski demikian, sebagian besar guru menganggap pembuatan karya tulis ilmiah sebagai beban yang sulit dilakukan. karena, di sisi lain, seorang guru mempunyai tugas dan tanggungjawab utama sebagai pengajar untuk memajukan kualitas SDM yang cerdas.
persyaratan membuat karya tulis ilmiah untuk kenaikan pangkat, semata-mata ditujukan agar para guru lebih profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik. oleh karena itu, sudah saatnya para guru di Kabupaten Bengkalis, untuk membiasakan diri dan berlatih membuat tulisan karya ilmiah.
jika ditelisik lebih mendalam lagi, sebenarnya seorang tenaga pendidik mempunyai kesempatan untuk menulis. mulai dari tulisan tentang profesi dan suka duka saat bertugas, maupun serba serbi kehidupan Guru, bisa disajikan dalam sebuah tulisan. untuk menjadi seorang penulis, mulailah dari hal terkecil, yakni dengan membiasakan diri untuk selalu menulis apa yang akan dikerjakan atau direncanakan, kemudian kerjakan apa yang telah ditulis. karena kebiasaan menulis yang dilakukan sejak dini, memberikan pengaruh besar pada kepercayaan diri saat menghadapi kewajiban menulis karya ilmiah.
di tengah perkembangan teknologi dan informasi, yang ditandai dengan banyaknya bermunculan media masa dan elektronik, memberikan banyak ruang dan kesempatan bagi guru untuk menulis. setiap tulisan, bisa dikirimkan ke media massa atau website bahkan bisa di-upload sendiri di media sosial. rubrik atau kolom opini yang disediakan media massa maupun elektronik, harus dimanfaatkan oleh guru dalam berekspresi dengan tulisan. intinya, jurus pertama untuk membiasakan budaya menulis, harus dimulai dari kemauan kita untuk menulis hal-hal terkecil. misalnya, dimulai dari kebiasaan tulis apa yang akan kita kerja, selanjutnya kerjakan apa yang kita tulis. saya yakin dan percaya, selama ini, setiap guru sudah terbiasa menulis rencana bahan-bahan yang akan disajikan dalam proses belajar mengajar.
Berharap mudah-mudahan ke depan kalangan guru dapat termotivasi untuk menulis. apalagi sesuai dengan aturan kemendiknas salah satu persyaratan Guru untuk naik peringkat adalah membuat karya tulis ilmiah. Sesuai peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, maka pengembangan profesi guru melalui karya tulis ilmiah sudah harus dilaksanakan oleh para guru sejak menduduki golongan ruang III/b. Pada dasarnya melalui penulisan karya tulis ilmiah dapat mewujudkan kompetensi dan kemampuan guru dalam rangka menciptakan learning to know, learning to do, learning to be, learning to live together, secara aktif, kreatif, efektif, inovatif dan menyenangkan. tentu kita akan berusaha untuk melakukan yang terbaik. jangan jadikan kewajiban menulis karya ilmiah sebagai momok yang menakutkan, tapi sebagai sebuah kewajiban yang harus dijalankan.
Bupati H Herliyan Saleh Berharap agar para guru di Kabupaten Bengkalis terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas kinerja serta profesionalisme sehingga ilmu pengetahuan yang dimiliki selalu terasah. terlebih pada tahun 2015 ini kawasan Asean diterapkan kebijakan pasar bebas atau masyarakat ekonomi asean (MEA) 2015.
pemberlakuan mea 2015, para Guru dan pihak sekolah dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mencetak generasi yang berkualitas. jika tidak, generasi yang akan datang akan semakin ketinggalan bila dibandingkan dari negara Asean lainnya(mpr/jal)