Bangun Daerah Dengan Pendidikan
BAGANSIAPIAPI - Pendidikan mempunyai peran penting dalam melakukan pembangunan suatu daerah. Pendidikan membentuk sumber daya manusia (SDM) yang potensi standar berdaya saing. Hal itu dikatakan Bupati Rohil, melalui Kepala Dinas Pendidikan, Misnawati SPd. "Untuk mewujudkan pendidikan yang potensi, berbagai langkah diambil dalam upaya pembenahan dunia pendidikan didaerah. Seperti salah satunya adalah melaksanakan perangkat kurikulum tahun 2013,"kata Misnawati, Selasa (16/9) di Bagansiapiapi. Kurikulum merupakan faktor utama yang perlu dibenahi, jadi untuk pencapaian standar potensi SDM bukan hanya infrastruktur pembangunan sekolah saja yang perlu diperhatikan, tapi juga bagaimana mereka para tenaga pengajar lebih berwawasan dalam memberikan materi kepada anak didik dengan standar kurikulum tersebut. "Kalau misalkan mereka para guru mengajar siswanya dengan tidak mengikuti kurikulum standar pendidikan maka nantinya mutu pendidikannya juga tidak berwawasan luas, jadinya kita juga akan meminta kepada sekolah -sekolah bagi tenaga pengajar harus mempunyai wawasan,"ujar Misna. Dinas Pendidikan sendiri telah membuat suatu program untuk memberikan pelatihan kepada setiap tenaga pengajar baik di tingkat dasar, Sekolah Pendidikan utama usia dini (Paud), Taman Kanak -kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Menengah Atas dan yang memberikan materi atau narasumber kepada para peserta pelatihan adalah tim sertifiakasi dan dosen dari pakultas terkenal. Selain itu pula, Dinas pendidikan akan melengkapi setiap sekolah dengan fasilitas laboratorium juga memberikan pelatihan khusus kepada guru pengelola labor tersebut."kalau misalkan sekolah sudah ada labor tapi alatnya kurang itu akan kita lengkapi peralatan yang dibutuhkan jadi kita dari Dinas hanya minta proposal permohonan apa -apa saja yang berlu dibelikan, tapi kalau sekolah yang memang belum sama sekali memiliki labor maka itu akan kita bangun lengkap fasilitasnya,"jelas Misna. Dinas Pendidikan saat ini sedang membuat program sekolah percontohan yang diagendakan disetiap kecamatan yang ada dikabupaten memiliki sekolah percontohan. Itu dilakukan agar nantinya sekolah tersebut mampu mengembangkan potensi anak didik dengan mengdongkrak mutu pendidikan daerah. "Disini perlunya kerja sama dengan pihak sekolah, namun juga dalam memilih sekolah yang nantinya akan ditunjuk dan dibuat sebagi sekolah percontohan adalah yang memenuhi kriteria, garis besarnya mereka sekolah yang mempunyai lahan paling minim sekitar 2,5 Hektare,"bebernya. Untuk saat ini dilakukan secara bertahap, yaitu dengan tiga kecamatan terlebih dahulu sebagi awal dari pelaksanaan program sekolah percontohan," diantaranya yang akan direalisasikan ditahun 2015 nantinya adalah, di Kecamatan Bangko yaitu sekolah SMA Negeri 2, Kecamatan Bangko Pusako SMA negeri 2, dan Kecamatan Bagansinembah, SMA Negeri 1,"pungkas Misna.(anto).