Ratusan Warga dan Pegawai Menangis Saat Salami Gubri Rusli Zainal
PEKANBARU, PORTALRIAU.COM- Isak tangis pejabat PNS dan ratusan warga yang sengaja datang untuk menjumpai Gubernur Riau Rusli Zainal, pecah saat Rusli menyalami dan memeluk ratusan warga yang dari pagi menunggunya, Senin (11/2/2013).
Ratusan warga dan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau langsung memeluk dan menciumi gubernur sambul mengucapkan agar tetap sabar dan tabah.
Rusli juga terlihat tidak sanggup menahan kucuran air matanya, suasana halaman kantor gubernur jadi suasana duka yang mendalam. Masyarakat yang datang terlihat berebut ingin menyalami dan memeluk Rusli, seraya mengucapkan agar tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan.
Tepat pukul 07.34 WIB, Gubernur Riau Rusli Zainal sudah masuk ke lokasi apel pagi, di halaman kantor Gubernur Riau dengan memakai baju berwarna abu-abu seragam dengan celananya serta dengan memakai kacamata. Tak menunggu lama, Gubri langsung manuju podium pembina upacara.
Apel ini sebenarnya agenda biasa yang selalu dihadiri Gubernur Riau untuk memberi arahan kepada seluruh jajaran Pemprov Riau. Namun apel pagi Gubri kali ini menjadi berbeda, karena pertama kalinya Gubri tampil setelah berstatus sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (8/2) lalu.
Dalam wawancara pertamanya usai penetapan status oleh KPK, saat ditanya wartawan apa pesannya untuk rakyat Riau, Gubri sempat mengaku berat untuk memberi jawaban. Gubri pun berjanji, akan memberi arahan pada jajarannya di Pemprov Riau serta pesan untuk rakyat Riau, saat menggelar apel di kantor Gubernur Riau.
Gubri pun sempat menjanjikan, kantor Gubernur akan terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mendengarkan arahannya. Apresiasi pun berdatangan sejak pernyataan Gubri keluar.
"Antusiasme yang sampai ke saya dan keluarga sungguh luar biasa. Ini menjadi kekuatan tersendiri di tengah kami menghadapi musibah seperti saat ini. Namun demikian, saya perlu meluruskan beberapa hal mengenai apel besok pagi (hari ini) agar tidak miskomunikasi" kata Gubri.(***)